Showing posts with label Real Life WWE. Show all posts
Showing posts with label Real Life WWE. Show all posts

Real Life di WWE - Cerita Dolph Ziggler dan Darah di WWE Payback


WWE Superstar Dolph Ziggler mengadakan interview untuk sebuah channel Youtube yang memproduksi wawancara terkait dengan dunia gulat. Salah satunya menjelaskan insiden berdarah saat dia berhadapan dengan Sheamus di Payback 2015 lalu.
Pertandingan yang didaulat menjadi pembukaan show tersebut menjadi insiden berdarah saat Ziggler dan menanduk kepala Sheamus dengan kepalanya dan baru sadar jika darah keluar dari kepalanya. Dia mengaku wasit sudah berusaha menghentikan pertandingan tersebut dengan perintah dari produser yang ada. Darah memang hal fatal yang bisa membuat seseorang dihukum jika tidak mendapatkan persetujuan dari tim WWE Official.
Ziggler pun bercerita dia memohon kepada wasit untuk memberikan 1 menit agar mereka menyelesaikan pertandingannya karena sebelumnya mereka diberitahu bahwa cerita mereka harus selesai malam itu dan tidak akan dilanjutkan ke PPV berikutnya.


Alhasil sang wasit mendapatkan perintah bahwa Sheamus harus menyelesaikan pertandingan dengan Ziggler dengan Brogue Kicknya dan memenangkan pertandingan.

Dalam podcast bersama Chris Jerico sebelumnya Sheamus berkata bahwa Dolph Ziggler merupakan salah satu superstar yang dia hormati dan mengaransikan pertandingan bintang 5 setiap mereka berada di atas ring.

Real Life di WWE - Roman Reign sebelum menjadi Pegulat


Badan besar, tinggi dan rupawan yang dimiliki Roman Reign memberikan potensi untuknya menjadi apa saja yang dia mau, tetapi mengapa dia memilih menjadi pegulat? Sebenarnya mimpi utamanya bukanlah menjadi pegulat. Bermain sepak bola (American Football) sejak masa SMA hingga bangku perkuliahan, Roman Reign dibayar untuk menjadi atlit oleh Universitasnya untuk bersekolah gratis di Georgia Institute of Technology. Selama masa jayanya di Pensacola Catholic High School dia berhasil menerima gelar Player of the Year pada posisinya sebagai Defensive Player sehingga mendapatkan beasiswa di perkuliahannya.



Joseph Anoa'i pun terdaftar dalam 2 tim yang berlaga di liga Sepak Bola Amerika, Minnesota Vikings dan Jacksonville Jaguars meskipun kariernya hanya berada dalam beberapa bulan. Alhasil diapun memperkuat sebuah tim di Kanada dan menetap di sana selama 1 tahun. Pada tahun 2008 akhir dia diberhentikan oleh tim tersebut dan menganggur 1 tahun di kampung halamannya Pensacola. Pada masa-masa itulah para saudara dan kerabatnya yang merupakan keluarga pegulat mulai mengajari Joseph teknik-teknik dasar. Barulah Juli 2010 Joseph mendapatkan kontrak bersama WWE dan ditempatkan untuk berlatih di Florida Championship Wrestling (Sekarang menjadi NXT) dan bertemu pegulat seperti Seth Rollins, Dean Ambrose, Bo Dallas, Sami Zayn dll. Setelah pendalaman karakter dan mencari nama baru akhirnya Roman Reign diciptakan untuk debut di Survivor Series 2012 bersama dengan The Shield.

Roman Reign memang tergolong muda dalam karier bergulat yang baru 5 tahun ini. Berbeda dengan Rollins yang bergulat sejak 2003, Dean Ambrose yang sejak 2004, atau bahkan dengan rekrutan baru WWE Kevin Owens yang sudah bergulat sejak 2000.

Real Life WWE - Di balik layar Sheamus vs Daniel Bryan Wrestlemania 27


Sebuah pertandingan di WWE akan menjual jika cerita antara 2 pihak yang bertikai seru dan tidak monoton. Berbagai kisah menarik terjadi karena persaingan terasa sangat nyata dan disinilah peran orang-orang dibalik layar sangat terlihat.
Cerita di WWE adalah hasil dari storyline yang diciptakan oleh belasan penulis skenario yang saling berlomba-lomba memberikan kisah yang menarik bagi para penontonnya dan akhirnya sang produser pertandingan akan mencoba memilih yang terbaik untuk dilaporkan kepada Vince McMahon sang editor tertinggi dalam perusahaan ini.

NB: Tulisan ini mengambil bahan dari buku Yes! The Improbable Journey to Main Event Wrestlemania 30 buatan dari Daniel Bryan. Dapat dipertanggung jawabkan dan bila ada yang perlu diralat silakan comment di bawah.

Di halaman 365 Daniel Bryan mengatakan 6 minggu sebelum Wrestlemania 27 seorang penulis WWE mendatangi Sheamus dan menawari Sheamus untuk siapa yang akan dihadapinya pada ajang terbesar tahunan di WWE tersebut. Pilihan yang tersedia adalah Rey Mysterio dan Daniel Bryan sendiri, karena pilihan pribadi Sheamus pun memilih untuk bertanding dengan Bryan yang merupakan US Champion pada waktu itu.

Daniel Bryan pun berterima kasih kepada Sheamus karena Sheamus bisa saja memilih Rey yang legendaris dan menjamin pertandingan antara keduanya spektakuler, namun sang Celtic Warrior bersedia memilih menghadapi Bryan sang rekan lamanya pada waktu itu.
Bryan dan Sheamus pun bekerja dengan seorang penulis skenario bernama Jen dan memulai kisah mereka selama 6 minggu dengan hasil:
  • Di RAW 7 Maret 2011, Sheamus kalah dari Daniel Bryan via count out dengan kaki yang pincang dan Celtic Warrior meminta rematch di minggu setelahnya dengan US Championship dipertaruhkan.
  • Pada RAW 14 Maret yang berada di St. Louis, Sheamus berhasil mengalahkan Bryan dan menggenggam US Championship. Pertandingan rematch rencana nya digelar pada Wrestlemania 27 mendatang.

Namun kejutan datang di rapat produksi 21 Maret 2011. 6 hari menuju Wrestlemania 27 Vince McMahon mengumpulkan semua pemain dalam rapat besar untuk membahas daftar pertandingan final di Wrestlemania mendatang dan dengan mengejutkan Daniel Bryan melawan Sheamus hanya akan berada di Pre-show dalam Lumberjack Match dan mereka diminta datang pada rabu malam untuk mengadakan 'gladi resik' pertandingan mereka.

Tidak hanya kecewa pertandingannya digeser menuju Pre-show, pada hari Rabu disaat latihan mereka baru sadar jika pertandingan mereka hanya akan berlangsung 3 menit dan berakhir tanpa pemenang karena para Lumberjack masuk ke atas ring. Pertandingan pun menjadi Battle Royal dan Great Khali dijadwalkan akan menang pada pertandingan tersebut.



Dan benar, pada Wrestlemania 27 Sheamus dan Bryan hanya mendapatkan 15 menit total bertanding dalam pre-show. Yang lucu adalah Rey Mysterio akhirnya memiliki pertandingan dengan Cody Rhodes dan mendapatkan 12 menit pertandingan pada malam itu. "Seharusnya Sheamus memilih Rey dari awal dan bukan dirinya" kata Daniel Bryan menutup bab tersebut.

Real Life di WWE - Suasana Meet and Greet SummerSlam


SummerSlam dan Wrestlemania merupakan 2 acara paling special WWE karena pada event itulah kota penyelenggara akan serasa mendapatkan hajatan besar. Mulai dari acara amal, pertemuan superstar dengan fans hingga aksi NXT yang selalu beraksi satu malam sebelum PPV utama.
Kali ini beberapa superstar kelas atas langsung mengambil perhatian dengan menjual ludes tiket meet and greet mereka di beberapa ajang resmi WWE.
Foto di atas menggambarkan Seth Rollins sedang berfoto bersama 2 orang fans nya dengan senyum ramah asli dari dirinya dan bukan sebagai Rollins yang berkarakter jahat di depan kamera Televisi.
Para fans diperbolehkan untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersama dengan Superstar kesayangan mereka selama kurang lebih 30 detik hingga 1 menit.

Di bawah adalah foto Paige, Charlotte, Becky PCB yang berfoto dengan fans dan juga Sting yang tanpa make up berada dalam event yang sama.



Real Life di WWE - Rollins Bahagia Bila Dia Dibenci


Satu minggu yang lalu semua pemain WWE melakukan Tour media untuk mempromosikan SummerSlam. Sang WWE World Champion Seth Rollins pun melakukan wawancara dengan majalan Rolling Stones, wawancara selengkapnya bisa dibaca di sini >>
Berikut kilasan percakapannya:

Pendapat anda tentang mematahkan hidung John Cena?

Saat saya mendaratkan lutut ke wajah Cena, saya merasakan mengenai sesuatu yang keras. Saya kira adalah bagian matanya tapi saat saya sadar ternyata hidungnya bengkok dan berdarah. Cena masih bersikeras menyelesaikan pertandingan dan dia menyelesaikannya. Sungguh setelah itu 'cerita' kami menjadi lebih menarik.

Berbicara tentang 'cerita', apa pendapat anda tentang karakter anda yang selalu diceritakan curang, jahat dan selalu dicemooh?

Twitter menjadi sarana para fans mencaci saya dan sayangnya saya tidak pernah ingin membaca, baik di sosial media maupun situs-situs yang mencela nama saya. Semua orang punya hak berpendapat namun saya tahu kondisi di mana saya bermain bagus atau tidak. Saya berjuang selama 12 tahun untuk mendapat kepercayaan sebagai WWE Champion ini, mengesampingkan keluarga, asmara ataupun hal lain untuk meraih tujuan ini. Jadi apabila ada seorang lelaki yang kerjanya hanya duduk di sofa dan mengkritik pekerjaan saya, saya tidak peduli. Komentarnya tidak berpengaruh buat saya.

Apakah peran anda sebagai 'heel' membatasi anda?

Sebagai heel kita harus membuat sesuatu yang tidak disukai penonton dan hanya bertanding secara singkat (sekitar 5 menit) karena akan datang gangguan dari pihak lain. Pertandingan sebenarnya adalah antara saya melawan penonton karena tujuan saya untuk membuat para penonton membenci saya. Perjalanan menjadi heel butuh perjuangan dan jika seluruh penonton mencaci saya maka saya bisa dikatakan menjadi 'heel yang berhasil'

Bagaimana anda ingin dikenang di WWE oleh para penonton?

Saya menganggap karier saya di WWE masih 'kanak-kanak' dan akan berlangsung hingga 10 tahun atau lebih. Jika ingin saya berharap nama saya menjadi seperti Shawn Michael yang masih dibicarakan hingga sekarang ini dan berharap generasi berikutnya tahu tentang siapa itu Seth Rollins.

Real Life di WWE - Saat Finn Balor menolak masuk RAW


Tujuan utama seorang pegulat adalah untuk masuk ke perusahaan besar seperti WWE dan berlaga dalam ajang-ajang besar mereka. Hal ini juga sama dengan tujuan Finn Balor sang juara NXT sekarang ini. Dia merupakan superstar asal Irlandia yang berlatih di Jepang bertahun-tahun sebelum akhirnya WWE menawarinya kontrak dan berlabuh di NXT.
NXT merupakan teritori pengembangan bakat di WWE di mana para pegulat ditempa dari segi skill dalam ring, di depan microphone maupun segi hiburan lainnya di WWE.
Mengejutkan bahwa Finn Balor mengaku belum mau meninggalkan NXT dan dipanggil ke Main Roster WWE meskipun skillnya sudah berada di atas rata-rata para pemain WWE. Dia sesumbar dengan keberadaannya di NXT akan membuat acara ini menjadi lebih hidup dan berwarna serta tidak kalah menarik untuk ditonton para pemirsanya.

Tapi Balor sesumbar bahwa 10-15 tahun lagi, namanya akan menjadi salah satu pemain yang menjadi pemain utama di Wrestlemania. Sukses untuk Finn Balor dan sukses untuk NXT TakeOver Brooklyn 22 Agustus mendatang.

Real Life di WWE - Si Jenius itu bernama Xavier Woods


Mantan superstar hebat NXT sekaligus mantan Tag Team Champion Xavier Woods dari New Day merupakan tokoh berkarakter curang dalam dunia WWE. Tapi siapa sangka dibalik sifatnya yang jail dan usil itu, dia adalah salah satu pemain WWE yang paling pintar.
Opini di atas mungkin bisa disanggah karena pintar bisa diukur dari banyak variable, tapi untuk Xavier dia adalah seorang murid strata ke 3 atau S3 di Walden University.
Riwayat sekolahnya adalah lulus Bachelor degree (S1) jurusan filosofi (philosophy) dan Master degree (S2) jurusan psychology dari Furman University di South Carolina. S3 nya dijadwalkan selesai tahun 2016 mendatang dan jika tercapai dia akan menjadi satu-satunya pegulat WWE dengan gelar doktor.

Beberapa hal yang kita tahu pendidikan dan olahraga tidak bisa berjalan seimbang di Indonesia maupun negara lain. Beberapa contoh adalah Dean Ambrose yang tidak melanjutkan sekolah demi meniti karier bergulat, Daniel Bryan pun menulis dalam bukunya dia tidak pernah konsentrasi belajar karena harus berlatih hingga kelelahan. Bahkan Vince McMahon sang produser kondang itu hanya lulus dari sekolah tinggi militer dan tidak memiliki background pendidikan.
Semoga impian Xavier Woods dan gelar S3nya cepat terlaksana.

Real Life di WWE - Keluarga Asli Bray Wyatt


Bray yang merupakan tokoh petinggi di Wyatt Family ternyata memiliki keluarga asli yang juga pemain gulat. Mungkin yang kita sering tahu hanyalah Bo Dallas yang merupakan adik kandung dari Bray. Namun ternyata sang Ayah dan Adik perempuan bungsunya juga memiliki kaitan dengan dunia pergulatan. Inilah foto dari mereka sekeluarga:


Dari kiri adalah Bo Dallas (Taylor Michael Rotunda) yang bekerja untuk WWE.
Di tengah adalah Mika Rotunda yang belakangan bergabung dalam NXT tapi belum melakukan debut.
Di kanan adalah Bray Wyatt sendiri yang saat ini merupakan salah satu superstar kelas atas WWE.
Di Atas adalah sang ayah Mike Rotunda adalah mantan pemain WCW di era 90'an dengan nama I.R.S

Real Life di WWE - Saat Emma Pulang Kampung


WWE merupakan Multinational Company yang memiliki karyawan dan pekerja dari seluruh penjuru dunia. Salah satunya adalah WWE Divas Emma. Sang Divas muda asal NXT ini merupakan Divas kelahiran Australia. Minggu ini saat para rombongan berada di Benua Kanguru, Emma resmi pulang kampung.


Sebuah foto menampilkan bahwa Kevin Owens dan Emma sedang menghadiri sebuah acara di Warner Bros. Movie World di Queensland Australia. Keceriaan tersaji saat mereka berdua berfoto bersama Koala dan hanya meluruskan bahwa Kevin Owens sudah punya anak dan istri jadi tidak ada hubungan dengan Emma.

Tadi malam WWE menggelar show di Melbourne dan nanti malam merupakan show terakhir mereka yang akan digelar di Sydney sebelum mereka akan kembali ke Seattle Washington untuk mengadakan Monday Night RAW.

Seth Rollins sang WWE World Heavyweight Champion pun memimping langsung rombongan dengan bertarung dengan Dean Ambrose setiap malamnya.

Real Life WWE - Kevin Owens Menempuh Satu Tahun bersama WWE


Jika John Cena sudah 15 tahun berada di perusahaan ini atau Triple H yang bergulat untuk WWE sejak 1995, beda halnya dengan Kevin Owens. Minggu 26 Juli kemarin dia menandai satu tahun kariernya bersama dengan perusahaan penyedia jasa Sport Entertainment ini.
Bukan karier debut bergulatnya, tapi 365 hari yang lalu dia resmi keluar dari PWG sebuah event gulat kecil dan terbang ke Orlando untuk menandatangani kontrak bersama WWE. Oleh WWE dia ditempatkan ke NXT pusat developmental di mana karakternya semakin diperbaharui, namanya diganti dan mendapat pendalaman yang lain sebelum akhirnya dilepas ke televisi pada Desember 2014 dan debut di Main Roster Mei 2015.

Pencapaian fantastis ini membuat nama Owens melejit dan tepat di hari ke 365 nya bersama WWE ini, dia berhasil menjadi pemain puncak dalam event non-TV yang diselenggarakan di gedung terbesar di Los Angeles, kandang dari tim Basker Lakers the Staples Center. Berikut adalah tweetnya: